Cara Mudah Setting DNS Server di Cisco Packet Tracer

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara konfigurasi DNS Server di Cisco Packet Tracer. Domain Name System atau yang sering kita singkat dengan DNS adalah salah satu layanan server yang dapat mengubah nama alamat IP menjadi sebuah kata yang mudah diingat. Kalian pasti akan kesulitan jika mengingat alamat IP Address seperti 192.168.1.1, nah untuk mempermudahnya dapat kita rubah menjadi PC1.com. Untuk membuat layanan DNS Server di Cisco Packet Tracer tidak begitu sulit, cukup ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Sebelum kita ke langkah-langkah cara setting DNS Server di Cisco Packet Tracer, alangkah baiknya kita ketahui terlebih dahulu cara kerja DNS.

Cara Kerja DNS (Domain Name System)

Jika kita ingin pergi ke situs web tertentu, kita akan membuka web browser dan mengetikkan nama domain situs web itu. Mari kita gunakan google.com. Sekarang secara teknis sebenarnya kita tidak perlu mengetikkan google.com untuk mengambil halaman web Google, kita cukup mengetikkan alamat IP saja jika sudah tahu apa itu alamat IP google, tetapi karena kita tidak terbiasa menghafal dan berurusan dengan angka, terutama ketika ada jutaan situs web di Internet, kita cukup mengetikkan nama domain dan membiarkan DNS mengubahnya menjadi alamat IP untuk kita.

Jadi kembali ke contoh tadi, ketika kita mengetik google.com di web srowser, DNS Server akan mencari melalui cache-nya untuk menemukan alamat IP yang cocok untuk nama domain itu, dan ketika menemukannya, nama domain itu akan diubah menjadi alamat IP Google situs web, dan setelah selesai maka komputer akan dapat berkomunikasi dengan web server Google dan mengambil halaman web.

Jadi DNS pada dasarnya bekerja seperti buku telepon, ketika kita ingin mencari nomor, kita tidak mencari nomor terlebih dahulu, kita akan mencari nama terlebih dahulu kemudian akan menemukan nomor. Jadi untuk memecah ini menjadi detail lebih lanjut, mari kita periksa langkah-langkah yang diambil DNS. Jadi ketika kita mengetikkan google.com di web browser dan jika web browser atau sistem operasi tidak dapat menemukan alamat IP dalam memori cache-nya sendiri, itu akan mengirimkan kueri ke tingkat berikutnya ke apa yang disebut resolver server. Resolver server pada dasarnya adalah ISP atau penyedia layanan Internet, jadi ketika resolver menerima kueri ini, ia akan memeriksa memori cache-nya sendiri untuk menemukan alamat IP untuk google.com, dan jika tidak dapat menemukannya, ia akan mengirimkan kueri ke tingkat berikutnya yaitu root server. Root server adalah server paling atas dalam hierarki DNS.

Sekarang mari kita konfigurasikan DNS Server di aplikasi Cisco Packet Tracer.

Langkah - Langkah Setting DNS Server

1. Buat topologi jaringan seperti gambar dibawah ini.

Topologi jaringan yang akan dibuat
Topologi jaringan yang akan dibuat

2. Masukkan IP Address pada PC dan Server.

Server
Klik pada Server - Desktop - IP Configuration.
IP Address            : 192.168.1.2 
Subnet Mask        : 255.255.255.0 
Default Gateway  : 192.168.1.1 
DNS Server          : 192.168.1.2
 
Tampilan IP Server
Tampilan IP Server


PC0
Klik pada PC0 - Desktop - IP Configuration.
IP Address              : 192.168.1.3 
Subnet Mask          : 255.255.255.0 
Default Gateway    : 192.168.1.1 
DNS Server            : 192.168.1.2

Tampilan IP PC0
Tampilan IP PC0

PC1
Klik pada PC1 - Desktop - IP Configuration.
IP Address               : 192.168.1.4
Subnet Mask           : 255.255.255.0 
Default Gateway     : 192.168.1.1 
DNS Server             : 192.168.1.2

Tampilan IP PC1
Tampilan IP PC1

3. Konfigurasi DNS Server di Perangkat Server.
  • Untuk melakukan konfigurasi ini, klik pada Server.
  • Pilih menu Services.
  • Klik pada DNS server dari menu. 
  • Pertama-tama aktifkan layanan DNS, lalu tentukan nama host dan IP address yang sesuai.
Misalnya, untuk menentukan entri DNS pada PC0. Di bagian nama dan alamat, ketikkan Nama : PC0.com Alamat: 192.168.1.3. Apabila sudah, klik tambahkan (Add) lalu simpan (Save). Ulangi langkah ini pada PC1 dan Server. Setelah selesai, maka tampilan entri DNS Anda akan terlihat seperti ini :

Setting DNS Server
Setting DNS Server

Baca Juga : Cara Uji Koneksi Jaringan di Cisco Packet Tracer

4. Pengujian nama domain

Ping dari komputer satu ke komputer lainnya menggunakan nama domain, bukan IP Address. Jika layanan DNS dihidupkan dan semua konfigurasi IP baik-baik saja, maka ping akan berfungsi.
Misalnya, ping PC1 dari PC0. Klik pada PC0 - Command Promt. Ketik "ping pc1.com" lalu Enter.

Hasil pengujian DNS Server
Hasil pengujian DNS Server

Apabila hasilnya seperti gambar diatas maka DNS Server sudah berhasil kita buat.

Sekian tutorial konfogurasi DNS Server di aplikasi Cisco Packet Tracer. Kunjungi halaman Tutorial Cisco Packet Tracer untuk melihat lebih banyak tutorial. Selain DNS Server kalian juga bisa membaca cara konfigurasi DHCP Server DNS Server Web Server pada Cisco Packet Tracer. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komen ya.  Terimakasih.
Baca Juga :
Guru, Desainer, Programmer

Posting Komentar